Saham

Lo Kheng Hong dijuluki Warren Buffett Indonesia

Lo Kheng Hong, investor kawakan yang kerap dijuluki Warren Buffett Indonesia, tak bisa memanfaatkan banyak waktu luangnya untuk berjalan-jalan seperti biasanya akibat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tengah pandemi virus corona.

Itu sebabnya, Lo Kheng Hong menggunakan waktu luangnya untuk membaca buku. Kira-kira, buku apa yang tengah Lo Kheng Hong baca?

Sebagai investor saham, buku yang Lo Kheng Hong baca tak jauh-jauh dari minatnya di dunia investasi saham. Buku tersebut juga tak lepas dari kisah investor sukses yang Lo Kheng Hong kagumi dan ia ikuti jejaknya.

Ya, Lo Kheng Hong memang tengah membaca buku yang mengisahkan perjalanan hidup Warren Buffett (WB), orang terkaya nomor 4 di dunia versi Forbes dengan kekayaan bersih sebesar US$ 67,5 miliar.

Di tengah pandemi corona saat ini, Lo Kheng Hong memilih membaca buku biografi Warren Buffett yang berjudul The Snowball: Warren Buffett tentang Kesuksesan, Bisnis, dan Kehidupan.

Buku setebal 1.352 halaman itu merupakan versi bahasa Indonesia dari buku berbahasa Inggris berjudul The Snowball: Warren Buffett and the Business of Life. Diterbitkan oleh Bantam Books pada 29 September 2008, The Snowball ditulis oleh Allice Schroder.

“Saya membaca buku tersebut agar lebih mendalami hidup Warren Buffett,” ujar Lo Kheng Hong.

Ya, Lo Kheng Hong memang tengah membaca buku yang mengisahkan perjalanan hidup Warren Buffett (WB), orang terkaya nomor 4 di dunia versi Forbes dengan kekayaan bersih sebesar US$ 67,5 miliar.

Di tengah pandemi corona saat ini, Lo Kheng Hong memilih membaca buku biografi Warren Buffett yang berjudul The Snowball: Warren Buffett tentang Kesuksesan, Bisnis, dan Kehidupan.

Buku setebal 1.352 halaman itu merupakan versi bahasa Indonesia dari buku berbahasa Inggris berjudul The Snowball: Warren Buffett and the Business of Life. Diterbitkan oleh Bantam Books pada 29 September 2008, The Snowball ditulis oleh Allice Schroder.

“Saya membaca buku tersebut agar lebih mendalami hidup Warren Buffett,” ujar Lo Kheng Hong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *