Mahasiswa

Mahasiswa Mau Belajar Saham? Yuk Kenalan Dengan Saham!

Belajar saham itu tidak sesulit dari apa yang dipikirkan. Kamu yang masih mahasiswa, ini adalah hal yang menarik untuk dipelajari.

Menurut teori Kiyosaki dalam bukunya yang berjudul Rich Dad Poor Dad, ia membagi pekerjaan dalam 4 bagian yaitu Employee, Self Employee, Business, dan Investor.

Buku tersebut telah menginspirasi banyak orang untuk mencapai level tertinggi dari pekerjaan yaitu dengan menjadi seorang investor.

Banyak yang beranggapan bahwa untuk menjadi seorang investor haruslah orang yang sukses, memiliki banyak uang, dan seolah menjadi pembenaran bahwa untuk menjadi investor maka Anda harus kaya terlebih dahulu.

Padahal para ahli investasi terkemuka dunia menyatakan “berinvestasilah dan Anda akan menjadi kaya, bukan sebaliknya.”

Mahasiswa Mau Belajar Saham Yuk Ketahui Lebih Dekat Tentang Saham 02 - Finansialku

Banyak orang sukses yang menyesal bahwa mereka tidak belajar investasi sejak masih muda atau duduk di bangku kuliah. Padahal, masa muda adalah masa yang tepat untuk mencoba hal-hal baru.

Karena kalau gagal, kita masih punya kesempatan untuk belajar dan waktu untuk memperbaikinya. Makanya, biarpun masih muda dan masih pemula, mahasiswa udah harus mau belajar saham.

Nah berikut ini pertanyaan-pertanyaan penting seputar saham.

#1 Apa Itu Saham?

Saham adalah bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas.

Jika kamu memiliki saham, maka Anda bisa juga disebut sebagai owner atau pemilik perusahaan, tergantung seberapa besar porsi kepemilikan.

Wujud saham adalah selembar kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan dan menyatakan bahwa pemilik kertas yang namanya tercantum dalam surat tersebut adalah pemilik perusahaan sesuai dengan porsi berapa persen atau berapa banyak penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut.

Jika perusahaan tersebut sehat, maka saham akan punya nilai jual yang tinggi karena bisa menghasilkan laba yang besar.

Di sinilah daya tarik investasi dalam bentuk saham, baik dalam porsi kepemilikan kecil atau kamu memang pendiri sekaligus pemegang saham tertinggi dalam perusahaan tersebut.

#2 Bagaimana Cara Mendaftar agar Bisa Bermain Saham?

Kita sebagai investor individual tidak bisa langsung begitu saja jual beli saham. Ada prosedurnya. Kita butuh perusahaan broker saham (kadang disebut juga sekuritas) yang menjadi perantara kita untuk bertransaksi di lantai bursa efek Indonesia.

Kita harus membuka rekening di satu atau beberapa perusahaan efek. Dengan pembukaan rekening tersebut maka secara resmi Anda tercatat sebagai nasabah dan data identitas Anda tercatat dalam pembukuan perusahaan efek seperti nama, alamat, nomor rekening bank, dan data-data lainnya.

Bersamaan dengan pembukaan rekening ini, Anda menandatangi perjanjian dengan perusahaan efek yang menyangkut hak dan kewajiban kedua belah pihak.

#3 Apa Peran Broker Saham?

Sebagai perantara. Saat ini banyak broker saham yang bertebaran di Indonesia. Yang perlu diperhatikan, sebaiknya pilih broker saham terpercaya, dan punya legalitas resmi untuk beroperasi dari pemerintah.

Tujuannya tentu agar dana yang kita miliki aman saat kita berinvestasi.

Enterprise-Value-Saham-1

Biasanya broker juga memberikan jasa cuma-cuma untuk konsultasi saham untuk klien mereka. Juga kita akan diberi software trading saham gratis agar kita bisa bertransaksi online dengan bebas.

Tentu saja, pihak sekuritas/broker ini akan mengenakan fee/biaya setiap kali kita melakukan transaksi jual atau beli saham.

Harga fee sangat bervariasi, biasanya broker ber plat merah (milik pemerintah) punya tarif yang agak tinggi karena memang reputasi mereka yang sudah besar dan terpercaya.

#4 Bagaimana Cara Saya Bisa Meraup Keuntungan dari Investasi Saham?

Keuntungan saham bisa diperoleh dari:

Capital gain

Capital gain merupakan keuntungan dari hasil jual beli saham berupa nilai jual dari nilai beli saham tersebut. Misalnya, sewaktu membeli nilainya Rp2.000 per saham dan kemudian dijual dengan harga Rp2.500.

Jadi, selisihnya yang sebesar Rp500 ini disebut Capital Gain.

Dividen

Dividen merupakan keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Biasanya tidak seluruh keuntungan perusahaan dibagikan kepada pemegang saham, tetapi ada bagian yang ditanam kembali.

Besarnya dividen yang Anda terima ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan tersebut.

Namun, yang perlu dicatat adalah bahwa perusahaan tidak selalu membagikan dividen kepada pemegang saham tetapi bergantung pada kondisi perusahaan itu sendiri (khususnya berkaitan dengan keuntungan yang diraih).

#5 Apa Saja Risiko Dalam Bermain Saham?

Risiko bermain saham terdiri atas:

Capital loss

Capital loss merupakan kebalikan dari capital gain yaitu kondisi dimana Anda menjual saham yang Anda miliki dibawah harga belinya.

Misalnya, saham PT ABC Anda beli dengan harga Rp2.000 per saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai Rp1.400 per saham. Karena takut harga saham tersebut akan turun, maka Anda kemudian menjual harga tersebut sehingga Anda mengalami kerugian sebesar Rp600 per saham. Itulah capital loss yang menimpa Anda.

Risiko likuidasi

Perusahaan yang sahamnya dimiliki, dinyatakan bangkrut oleh pengadilan atau perusahaan tersebut dibubarkan. Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapatkan prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan).

Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham.

Namun, jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh apa-apa. Ini merupakan risiko yang terberat dari seorang pemegang saham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *